Monday, December 30, 2013

Potensi Generasi Muda

Pemuda merupakan generasi penerus yaitu generasi yang akan melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya. Generasi tersebut memiliki tugas untuk mengisi dan meneruskan pembangunan secara terus menerus.
Pemuda merupakan generasi yang terdapat bermacam-macam harapan yang membebani pundaknya, generasi ini biasanya memiliki permasalahan-permasalahan yang beragam yang apabila permasalahan-permasalahan tersebut tidak diatasi secara serius maka pemuda akan kehilangan fungsinya sebagai generasi penerus dari generasi sebelumnya.
Selain memiliki permasalahan-permasalahan yang beragam, pemuda juga memiliki potensi-potensi yang dibawanya sejak lahir yang sangat berarti sebagai sumber daya manusia. Potensi-potensi tersebutlah yang harus dikembangkan dan dibina agar sesuai dengan asas, arah dan tujuan sehingga senantiasa bertumpu pada strategi dalam upaya pencapaian tujuan nasional.
Kamampuan yang dimiliki oleh setiap pemuda sangat ditentukan oleh proses sosialisasi dari pemuda tersebut sehingga pemuda tersebut dapat hidup dan bersosialisasi dengan baik ditengah kehidupan masyarakat sekitarnya. Berdasarkan hal tersebut seorang pemuda harus mampu memilih berbagai macam kemungkinan yang ada melalui proses kematangan diri dan proses pembelajaran yang diperolehnya dari berbagai macam media sosialisasi  yang ada sehingga pemuda tersebut mampu mengendalikan diri dan tetap mempunyai motivasi social yang tinggi dalam lingkungan masyarakat sekitarnya.
Masa depan suatu bangsa ada ditangan para generasi muda sekarang, akan tetapi hal itu merupakan lanjutan dari masa sekarang yang merupakan hasil perjuangan dari masa terdahulunya. Berdasarkan hal tersebut, sekiranya perlu dilakukan penataan mengenai kehidupan pemuda dalam sehingga pemuda dapat meneruskan tugasnya dalam upaya pelaksanaan pembangunan.
Seperti yang telah dikatakan, pembangunan suatu bangsa tentunya tidak lepas dari peran para generasi mudanya, tanpa ikut sertanya generasi muda, pembangunan tersebut akan sangat sulit untuk mencapai keberhasilannya karena pemuda merupakan sebuah lapisan masyarakat yang memiliki perasan sangat besar dalam upaya pembangunan ini. Tanpa semangat dan kreatifitas dari para generasi muda, maka dalam jangka panjang pembangunan suatu bangsa dapat terhenti bahkan kehilangan kelanjutan dari pembangunan tersebut. Oleh karena itu pemuda tidak boleh dipisahkan dalam persoalan-persoalan masyarakat di lingkungan sekitarnya, apabila hal tersebut terjadi, maka kiranya sangat sulit untuk menemukan pemimpin dimasa mendatang yang dapat memimpin bangsanya sendiri dengan sebaik-baiknya.

Potensi Generasi Muda
           
Potensi-potensi yang terdapat pada generasi muda perlu dikembangkan dalam upaya pembangunan bangsa. Menurut buku yang ditulis oleh Harwantiyoko dan Neltje F. Katuuk, potensi-potensi pada generasi muda yang harus dikambangkan antara lain adalah:
a.       Idealisme dan Daya Kritis
Jika dilihat dari sisi sosiologis, pemuda atau generasi muda belum mapan dalam tatanan yang ada, maka pemuda atau generasi muda dapat melihat kerurangan-kekurangan dalam tatanan dan secara wajar mampu mencari gagasan baru. Idealisme dan daya kritis hendaknya senantiasa dilengkapi  dengan landasan rasa tanggung jawab.
b.      Dinamika dan Kreatifitas
Dengan adanya idealisme yang terdapat dalam diri para generasi muda, berarti generasi muda tersebut memiliki potensi kedinamisan dan kreatifitas yaitu berupa kemampuan dan kesediaan untuk melakukan dan mengadakan perubaha, pambaharuan serta penyempurnaan kekurangan-kekurangan yang ada.
c.       Keberanian Mengambil Resiko
Upaya pembangunan tentunya memiliki resiko-resiko yang mungkin terjadi diantaranya upaya pembangunan tersebut dapat meleset, terhambat atau bahkan dapat berakibat gagalnya upaya pembangunan. Kesiapan pengetahuan, perhitungan dan keterampilan dari para generasi muda akan member kualitas yang baik kepada keberanian mengambil resiko.
d.      Optimis dan Kegairahan Semangat.
Optimisme dan kegairahan semagat yang dimiliki generasi muda akan menjadi daya pendorong untuk terus mencoba untuk lebih maju lagi sehingga terbentuknya mental yang kuat  dalam diri para generasi muda sehingga kegagalan tidak lagi menyebabkan generasi muda patah semangat.
e.       Sikap Kemandirian dan Disiplin Murni
Sikap kemandirian perlu dilengkapi dengan kesadaran disiplin murni pada diri setiap generasi muda, dengan demikian mereka dapat menyadari batas-batas yang wajar dan memiliki tenggang rasa.
f.       Terdidik
Secara menyeluruh, generasi muda secara relative lebih terpelajar karena lebih terbukanya kesempatan untuk belajar dari generasi-generasi pendahulunya.
g.      Keanekaragaman dalam Persatuan dan Kesatuan
Keanekaragaman Masyarakat Indonesia merupakan potensi dinamis dan kratif jika keanekaragaman ditempatkan dalam rangka intergrasinasional yang didasarkan atas semangat dan jiwa sumpah pemuda pada tahun 1928 serta kesamaan semboyan Bhineka Tunggal Ika.
h.      Patriotisme dan Nasionalisme
Dengan rasa kebanggaan, kecintaan serta tekad yang kuat dalam upaya pembelaan dan dan mempertahankan bangsa dan Negara, generasi muda perlu dilibatkan dalam setiap upaya dan pemantapan ketahanan dan pertahanan nasional.

i.        Sikap Kesatria
Kemurnian idealism, keberanian, semangat pengabdian dan pengorbanan serta rasa tanggung jawab social yang tinggi adalah unsur-unsur yang perlu kiranya dikembangkan sehingga terbentuknya sikap kesatria di kalangan generasi muda sebagai pembela dan penegak kebenaran dan keadilan bagi masyarakat dan bangsa.
j.        Kemampuan Penguasaan Ilmu dan Teknilogi
Pengembangan ilmu dan teknologi bila secara fungsional dapat dikembangkan sebagai transformator dan dinamistator terhadap lingkungan sekitrnya yang lebih terbelakang dalam hal ilmu dan pendidikan serta penerapan teknologi, baik yang maju, madya maupun yang sederhana.

sumber :
http://izhalrock-bloggerstrezz.blogspot.com/2012/01/masalah-dan-potensi-generasi-muda.html

Monday, November 11, 2013

KEMISKINAN YANG MERENGGUT KESEMPATAN AKAN PENDIDIKAN

 "Kemiskinan” pengertian dari kata kemiskinan itu sendiri adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan , pakaian , tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Nah pada kesempatan kali ini saya akan bercerita kemiskinan yang mengakibatkan terenggutnya kesempatan untuk merasakan pendidikan formal seperti SD, SMP, dan SMA. Pada tanggal 19 oktober yang lalu saya beserta teman – teman saya dari BSEC (Buitenzorg SnakeEnthusiasts Community)  mendapat surat permohonan dari Charity of ChildrenEducation (CCE Community) untuk mengadakan edukasi tentang reptil sekaligus bakti sosial ya alhamdulillah rekan saya yang bernama Raden Maulana Bayu sedang ada rezeki lebih di daerah kebagusan 1 jakarta selatan maaf kalau alamat tepatnya saya kurang jelas karena kita hanya sehari disana setelah sampai ditempat alangkah terkejutnya kami ternyata tempat dimana kami akan mengadakan edukasi sangat memperihatinkan tempat yang menurut saya tidak layak untuk dijadikan tempat tinggal serta belajar masih ada ditengah kota jakarta dengan bangunan gedung – gedung yang megah seperti gambar dibawah ini : 




Singkat cerita sesampainya disana kita disambut oleh teman – teman serta anak – anak yang bernaung di komunitas CCE ini dari Charity of Children Education (CCE Community) komunitas ini berdiri dan di bentuk dari sebuah persahabatan yang memiliki jiwa sosial yang tinggi, mereka yang tergabung di dalamnya adalah mahasiswa dan mahasiswi dari beberapa kampus di Jakarta dengan fakultas yang berbeda berjuang untuk anak – anak yang kurang mampu untuk merasakan pendidikan yang layak.


Nah akhirnya acara edukasi pun dimulai dimana rekan – rekan saya termaksud saya sebagai narasumber serta pengisi acara tersebut sangat menarik dimana anak – anak yang kita berikan edukasi sangat tertarik dan antusias terhadap materi yang kita bawakan pada acara tersebut sempat terpikir mereka yang hanya belajar seadanya dengan lingkungan serta kondisi seperti itu semangat sekali menanggapinya apalagi diberi kesempatan untuk menikmati bangku sekolah yang semestinya mungkin dari mereka banyak yang berprestasi maka dari itu bagi rekan - rekan yang masih bisa bersekolah di sekolah formal harap memberi rasa syukur lebih atas apa yang kalian punya melihat anak - anak yang belajar hanya dengan kondisi seadanya 







setelah edukasi selesai tiba akhirnya dipuncak acara yaitu bakti sosial kita memberikan bantuan berupa alat - alat tulis untuk adik - adik kita yang membutuhkan.. 







ya saya sebagai narasumber beserta kawan - kawan yang lain dari BSEC berharap semua pemberian dari kami yang tidak seberapa ini bisa bermanfaat untuk adik - adik di CCE kedepanya dan semoga ada pejabat atau orang - orang dari pemerintahan yang melihat ke arah mereka bahwa mereka butuh bantuan yang layak untuk merasakan pendidikan yang semestinya.




gambar diatas adalah penyerahan kenang - kenangan dari CCE kepada BSEC serta foto rekan - rekan dari CCE serta BSEC foto bersama. 











Saturday, October 12, 2013

Jalan Kedua

Mengapa anda masuk ke teknik informatika gunadarma??? Hmmm.. jujur kuliah bukanlah hal yang terpikir dipikiran saya sebelumnya mengingat ini bukanlah tujuan yang saya tuju saat ini, sebelumya saya memang tidak ingin kuliah karena ingin mengejar cita-cita dan melanjutkan sekolah di Akademi Kepolisian (AKPOL) yaa.. sekolah yang sangat bergengsi di negri ini dengan lulusan sebagai Perwira Muda Kepolisian berpangkat IPDA. Ya memang tidak mudah untuk bisa masuk ke sana mengingat banyaknya persiapan yang harus dipersiapkan dari jauh-jauh hari agar bisa memeuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan oleh sekolah tersebut, singkat kata saya telah menjalani dan mengikuti berbagai test dan persyaratan secara keseluruhan ya sebanyak 2 kali periode dengan jarak waktu 1 periode adalah 1 tahun, pendaftaran Akpol telah saya ikuti dan keduanya gagal alias tidak memenuhi syarat. Tapi dari situ saya tidak berkecil hati saya tetap pada pendirian saya untuk bisa bergabung  pada Korps tersebut, periode berikutnya saya mulai berpikir untuk tidak membuang waktu demi hal yang tidak pasti dan sifatnya “hoki-hokian”. Orang tua saya menyarankan untuk melanjutkan sekolah dibidang perkuliahan seperti sekarang ini, ya setelah lulus S1 nanti insya Allah saya akan melanjutkan cita-cita saya tapi bukan melalui Akpol lagi mengingat untuk mendaftar ke tempat tersebut harus lulusan SMA. Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) ya tempat tersebut menampung kesempatan bagi warga negara Republik Indonesia untuk dididik sebagai inspektur perwira Kepolisian. Sebagai syarat utama adalah lulusan Sarjana S1/S2 dari Perguruan Tinggi/Fakultas dengan program studi yang terakreditasi (A,B,C). Nah dari situ saya melihat berbagai kesempatan untuk bisa mencapai kesana, saya mengambil jurusan ini dikarenakan hobi saya akan komputer, jaringan dan networking mengingat lulusan (SIPSS) adalah staf ahli maka dari itu setelah lulus dari S1 Teknik Informatika Gunadarma ini saya berharap bisa menjadi seorang Cyber Crime yang handal dan bisa membuat bangga kedua orang tua saya juga kampus ini, Sekian.. Terimakasih :)